
SUASANA peringatan Isra Mikraj 1447 di Pelaihari, Selasa (6/1) malam. Bupati diwakili Staf Ahli Abdillah.
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah dimanfaatkan sebagai momentum memperkuat keimanan dan akhlak umat. Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan peringatan Isra Mikraj yang digelar di Lapangan Voli Tiang Aji, Pelaihari, Selasa malam (6/1/2026).
Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta warga setempat. Pemerintah Kabupaten Tanah Laut turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Sambutan Bupati Tanah Laut H Rahmat Trianto dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Abdillah. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga sarana refleksi atas perjalanan spiritual Rasulullah SAW, terutama terkait perintah salat lima waktu sebagai tiang agama.
“Isra Mikraj mengajarkan pentingnya kedisiplinan, keimanan, dan keteguhan dalam menjalankan perintah Allah SWT, baik dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat, maupun dalam menjalankan amanah pembangunan daerah,” ujar Abdillah saat membacakan sambutan Bupati.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Karang Taruna Tiang Aji dan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Musholla Al Hikmah yang dinilai konsisten menggerakkan kegiatan keagamaan di lingkungan masyarakat. Peran pemuda dan elemen masyarakat tersebut dinilai strategis dalam menjaga nilai religius dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di Kabupaten Tanah Laut.
Peringatan Isra Mi’raj kali ini diisi dengan tausiah agama oleh KH Abdurrahman Husin, Pengasuh Pondok Pesantren Sirajul Huda Pelaihari. Dalam tausiahnya, ia mengajak jamaah menjadikan peristiwa Isra Mi’raj sebagai landasan untuk meningkatkan kualitas salat serta membentuk akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang beriman, berakhlak, dan berkarakter, seiring dengan pembangunan fisik daerah.
(inspirasitala.co.id/inspira)
