
SAMBUTAN – Wabup HM Zazuli menyampaikan sambutan saat menghadiri Haul di Ponpes Ubudiyah, Bati-Bati, Sabtu (10/10).
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Warisan seorang ulama tidak hanya hidup dalam kenangan, tetapi juga melalui ilmu, akhlak, dan nilai-nilai keagamaan yang terus diamalkan generasi penerus.
Pesan itu mengemuka dalam peringatan Haul ke-14 pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) Ubudiyah, Abuya KH Anang Ramli bin H. Abdul Qodir bin H. Abdullah, di Desa Padang, Kecamatan Bati-Bati, Sabtu (10/10/2026).
Wakil Bupati Tanah Laut (Tala), HM Zazuli, yang menghadiri kegiatan tersebut, mengajak masyarakat menjadikan perjuangan almarhum sebagai teladan dalam memperkuat dakwah Islam, pendidikan umat, dan pembinaan akhlak.
Menurut Zazuli, peringatan haul memiliki makna lebih dari sekadar mengenang sosok yang telah wafat. Momentum ini juga menjadi pengingat atas pengabdian ulama dalam membimbing masyarakat serta mewariskan nilai-nilai keislaman bagi generasi berikutnya.
“Kegiatan ini bukan sekadar mengenang haul beliau, tetapi juga menjadi pengingat akan perjuangan dan pengorbanan beliau dalam menegakkan dakwah, mendidik umat, dan membimbing akhlak Islam di Kabupaten Tala,” ujarnya.
Ia berharap, keteladanan pendiri Ponpes Ubudiyah terus menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk menjaga keimanan, memperkuat akhlak, dan menebarkan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Zazuli juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen mendukung kegiatan keagamaan sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat Tanah Laut yang religius dan berakhlak.
“Semoga semangat beliau menjadi inspirasi bagi kita untuk terus menebar kebaikan dan memperkuat keimanan di tengah masyarakat,” katanya.
Peringatan haul berlangsung di kompleks Ponpes Ubudiyah dengan dihadiri Camat Bati-Bati, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pelaksana Harian Kementerian Agama Kabupaten Tanah Laut, para guru agama, habaib, serta kaum muslimin dan muslimat dari berbagai wilayah.
Rangkaian kegiatan meliputi pembacaan Syair Maulid Habsyi, ayat suci Al-Qur’an, manakib almarhum KH. Anang Ramli, dan tahlil. Acara dilanjutkan dengan ceramah agama oleh KH. Munawwar Gazali, pengasuh Majelis Ta’lim Raudhatul Anwar, Kampung Melayu, Martapura.
Melalui momentum tersebut, masyarakat diharapkan dapat terus merawat nilai-nilai perjuangan ulama, terutama dalam menjaga keberlangsungan pendidikan keagamaan dan membentuk generasi yang beriman serta berakhlak mulia.
(inspirasitala.co.id/ins-01)
