
BERTEMPAT di Aula Rakat Manuntung, Rabu (3/12), Bupati H Rahmat Trianto menyerahkan bantuan bagi santri, ustadz/ustadzah, dan mahasiswa luar negeri bidang agama.
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI — Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) di bawah kepemimpinan Bupati H Rahmat Trianto menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat pendidikan agama sebagai fondasi pembangunan manusia.
Pada Rabu (3/12/2025) bertempat di Aula Rakat Manuntung, Pelaihari, disalurkan beasiswa bagi ustadz, ustadzah, santri, dan mahasiswa yang menempuh pendidikan agama di luar negeri.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Tanah Laut H Rahmat Trianto. Turut hadir menyaksikan Kepala Kemenag H Khairuddin, perwakilan Forkopimda, Ketua MUI (panitia penyeleksi beasiswa) KH Ahmad Syarifuddin Noor, dan jajaran pejabat serta tamu penting lainnya.
Penyaluran beasiswa tahun ini kembali menegaskan arah kebijakan Rahmat Trianto: pembangunan SDM keagamaan harus menjadi prioritas, terutama di tengah tekanan modern dan distraksi digital yang kian kuat di kalangan generasi muda.
“Fokus tahun depan pembangunan manusia. Targetnya kaum muda, sebab mereka yang akan menggantikan kita dan memimpin selanjutnya. Maka semuanya harus dipersiapkan,” tegas Bupati H Rahmat.
Ia juga menekankan bahwa penerima beasiswa adalah mereka yang benar-benar siap menuntut ilmu.
“Kalian adalah orang pilihan. Pemerintah dan guru sebagai tim penyeleksi hanyalah perantara. Ada yang mampu tetapi belum ada kemauan. Maka bersyukurlah yang hari ini mendapatkan beasiswa,” ucapnya.

2025: Delapan Santri Baru, 52 Mahasiswa Lanjutan
Tahun 2025, Pemkab Tala menyalurkan dua jenis bantuan:
– Beasiswa awal Rp 35 juta untuk delapan penerima yang akan melanjutkan studi ke lembaga ternama seperti Darul Mustafa Tarim, Al-Azhar University Kairo, dan Universitas Al Ahgaff.
– Beasiswa lanjutan Rp 10 juta untuk 52 mahasiswa yang telah belajar di luar negeri, antara lain di Universitas Al Wasathiah, Al-Azhar Mesir, dan Darus Sholihin Tarim.
Ketua MUI Tala KH Ahmad Syarifudin Nor menyampaikan bahwa mulai 2026 pengelolaan beasiswa luar negeri akan dialihkan ke MUI untuk memperkuat proses pembinaan dan seleksi berbasis keilmuan.
“Tahun ini masih ditopang anggaran perubahan APBD pada bagian Kesra. Tahun depan bantuan dilimpahkan ke MUI,” jelasnya.

Pondasi Moral untuk Generasi Selanjutnya
Di tengah derasnya paparan gawai dan godaan digital, H Rahmat menilai pendidikan agama menjadi benteng karakter bagi remaja Tala.
Karena itu, investasi daerah diarahkan bukan hanya membiayai keberangkatan, tetapi membentuk generasi ulama, cendekia, dan guru agama yang kelak kembali mengabdikan diri di masyarakat.
Kebijakan penambahan kuota dan besarannya pada 2026 menjadi sinyal bahwa pemerintah daerah ingin memberi ruang lebih luas bagi anak-anak Tala yang berpotensi, namun terbatas secara ekonomi.
Dengan langkah-langkah tersebut, Pemkab Tala berharap lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral—pondasi bagi masa depan Tanah Laut yang lebih berilmu dan berakhlak.

Jejak Beasiswa Luar Negeri Bidang Agama
– Tahun 2024: 54 penerima—7 penerima beasiswa awal Rp 35 juta, serta 47 mahasiswa lanjutan masing-masing Rp 10 juta. Total anggaran tersalurkan mencapai Rp 175 juta.
– Tahun 2023: Seleksi diikuti 11 peserta, dan 10 orang dipersiapkan menerima beasiswa awal Rp 35 juta. Sebanyak 27 mahasiswa lanjutan masing-masing menerima Rp 10 juta.
– Tahun 2022: Dari 9 peserta seleksi, 7 santri dinyatakan lolos dan mendapat beasiswa awal Rp 35 juta, serta berpeluang menerima Rp 10 juta per tahun hingga empat tahun masa studi.

1 thought on “Bupati H Rahmat Perkuat Pendidikan Agama, Beasiswa Luar Negeri Terus Diperluas”