
DOSEN Politala menyampaikan materi sisi bahaya listrik dan pencegahannya pada ratusan peserta di bawah naungan GOW Tala, Selasa (8/9).
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Bahaya listrik di rumah kerap datang tanpa tanda. Kabel terkelupas, stop kontak bertumpuk, hingga peralatan listrik yang tidak sesuai standar bisa berubah menjadi pemicu korsleting dan kebakaran.
Karena itu, sebanyak 213 perempuan dari berbagai organisasi wanita di Kabupaten Tanah Laut dibekali pengetahuan tentang keamanan dan keselamatan kelistrikan rumah tangga.
Edukasi tersebut berlangsung dalam Pertemuan Rutin Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Tanah Laut di Aula Rumah Dinas Wakil Bupati Tanah Laut, Selasa (8/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 11.00 WITA itu merupakan hasil kolaborasi Pengurus Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Tanah Laut dengan dosen Program Studi Teknologi Otomotif Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala).

Hadir Ketua GOW Tala Hj Wiwi Zazuli yang juga istri Wabup Tala HM Zazuli. Kegiatan itu bagian dari agenda pertemuan rutin GOW Tala dan kali ini berkolaborasi dengan Politala.Â
Dosen Politala Ir. Sukma Firdaus, S.T., M.T. hadir sebagai narasumber utama.
Di hadapan peserta, Sukma tidak hanya menjelaskan teori kelistrikan. Materi dikemas secara sederhana dan dekat dengan persoalan yang sering ditemui di rumah.
Mulai dari potensi korsleting, penggunaan peralatan listrik yang tidak sesuai standar, hingga langkah pencegahan dan tindakan awal ketika terjadi gangguan kelistrikan.
Pendekatan praktis tersebut membuat sesi sosialisasi berlangsung interaktif. Peserta aktif menyampaikan pertanyaan berdasarkan persoalan kelistrikan yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.
Edukasi ini menjadi penting karena rumah merupakan ruang pertama tempat berbagai aktivitas menggunakan energi listrik berlangsung.
Pemahaman sederhana mengenai penggunaan listrik secara aman diharapkan dapat mencegah risiko kecelakaan sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

Bagi Politala, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
Melalui keterlibatan dosen dalam memberikan edukasi teknis kepada masyarakat, ilmu yang diperoleh di lingkungan perguruan tinggi diharapkan tidak berhenti di ruang kelas, tetapi dapat diterapkan langsung untuk meningkatkan keselamatan masyarakat.
Kolaborasi dengan GOW dan PC Fatayat NU Tanah Laut juga diharapkan tidak berhenti pada sosialisasi kelistrikan. Kerja sama serupa dapat dikembangkan melalui berbagai kegiatan edukatif yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
Sebab, semakin banyak keluarga memahami cara menggunakan listrik dengan aman, semakin besar pula peluang mencegah kecelakaan yang sebenarnya bisa dihindari sejak dari rumah.
(inspirasitala.co.id/ins-01)
