
PIMPIN RDP – Ketua Komisi II DPRD Tala H Agus Prasetya B memimpin RPD bersama Dispora dan OKP, Senin (11/5), di gedung dewan setempat.
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI — Puluhan organisasi kepemudaan (OKP) memadati ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Tanah Laut (Tala) pada Senin tiga hari lalu.
Mereka datang membawa satu suara, yakni meminta perhatian lebih serius terhadap pembinaan dan pengembangan pemuda di daerah.
Rapat Dengar Pendapat (RDP) itu digelar Komisi II DPRD Tala bersama Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora).
Forum penring itu dipimpin langsung Ketua Komisi II DPRD Tala H Agus Prasetya B MIKom
Politisi berpengaruh di Bumi Tuntung Pandang ini mengatur lalu lintas RDP secara merata sehingga semua aspirasi dapat tersampaikan secara memadai.
Begitu pula pihak Dispora Tala yang mewakili pemerintah daerah juga mendapat ruang memadai untuk menyampaikan tanggapan.

Minim Anggaran dan Fasilitas
Sebanyak 35 organisasi hadir dalam pertemuan tersebut. Mereka berasal dari berbagai unsur, mulai organisasi mahasiswa, kepemudaan, pramuka hingga komunitas seni budaya.
Menurut Ridha Hayani, anggota Komisi II, sebagian besar organisasi mengeluhkan minimnya dukungan anggaran dan fasilitas dari pemerintah daerah.
“Mereka berharap ada formula bantuan dan pembinaan yang lebih jelas supaya organisasi kepemudaan bisa lebih terayomi,” katanya, Kamis (14/5/2026).
Selain persoalan dana, para OKP juga meminta penyediaan gedung khusus untuk pelatihan, pertunjukan seni budaya, hingga pusat kegiatan organisasi kepemudaan.
DPRD Siap Perjuangkan
Komisi II DPRD Tala memastikan seluruh aspirasi tersebut akan menjadi perhatian dalam pembahasan anggaran daerah mendatang.
Ridha menyebut DPRD siap memperjuangkan tambahan alokasi dana kepemudaan dalam Perubahan APBD 2026 maupun APBD 2027.
Selain itu, DPRD juga mendukung pemanfaatan aset daerah untuk menunjang aktivitas pemuda.
“Kami ingin pembinaan pemuda di Tanah Laut lebih merata dan berkelanjutan,” ujarnya.

ANGGOTA Komisi II Ridha Hayani serius menyimak dan mencatat aspirasi OKP.
Warga Apresiasi
Respons cepat DPRD Tala mendapat tanggapan positif dari masyarakat. Warga Bati-Bati, Syarifuddin, menilai langkah Komisi II membuka ruang dialog dengan pemuda merupakan bentuk kepedulian terhadap generasi muda.
“Kalau pemuda diberi ruang dan fasilitas, tentu kreativitas mereka bisa berkembang. Ini langkah yang patut diapresiasi,” katanya.
Ia berharap aspirasi yang disampaikan para organisasi tidak berhenti di forum rapat saja, tetapi benar-benar diwujudkan melalui program nyata pemerintah daerah.
(inspirasitala.co.id/ins-01)
