
ILUSTRASI efisiensi anggaran.
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI -Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) mulai mengetatkan pengeluaran rutin pemerintahan pada 2026.
Mulai dari tagihan listrik, pembelian BBM kendaraan dinas, hingga belanja alat tulis kantor dipangkas agar anggaran lebih banyak dialihkan untuk kebutuhan masyarakat.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Tanah Laut, Afrizal Akbar, mengatakan efisiensi dilakukan terutama pada belanja operasional dan kegiatan yang dinilai kurang berdampak langsung.
Selain penghematan operasional kantor, pemerintah daerah juga mengurangi kegiatan seremonial, belanja makan minum rapat, hingga perjalanan dinas luar daerah.
“Anggaran diarahkan lebih fokus pada program prioritas yang menyentuh masyarakat,” ujarnya, Kamis (14/5/2026)..
Dana yang berhasil dihemat kemudian diprioritaskan untuk sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, hingga penguatan ekonomi warga miskin.
Di bidang pendidikan, Pemkab Tala menyiapkan program beasiswa bagi siswa SD dan SMP dari keluarga kurang mampu. Ada pula program satu desa satu lulusan perguruan tinggi untuk membantu anak-anak dari keluarga miskin menempuh pendidikan tinggi.
Sementara pada sektor kesehatan, pemerintah daerah memfokuskan anggaran untuk pemenuhan jaminan kesehatan masyarakat miskin dan peningkatan layanan kesehatan dasar.
Tak hanya itu, pembangunan jalan, penyediaan air minum, sanitasi layak, jalan usaha tani, hingga irigasi pertanian juga masuk prioritas pembangunan tahun berjalan.
Program padat karya pun tetap dipertahankan dengan anggaran Rp50 juta untuk setiap RT.
Afrizal menegaskan seluruh program disusun berdasarkan prioritas daerah, visi-misi kepala daerah, hingga usulan masyarakat melalui musrenbang dan pokok pikiran DPRD.
Menurutnya, evaluasi penggunaan anggaran akan dilakukan secara berkala agar setiap program benar-benar mencapai target dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
(inspirasitala.co.id/ins-01)
