
ILUSTRASI pola kerja WFH.
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI Suasana kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) segera mulai berubah.
Mulai Hari Jumat besok sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) resmi menjalani sistem Work From Home (WFH). Sementara sebagian lainnya tetap bekerja dari kantor untuk menjaga pelayanan kepada masyarakat.
Kebijakan baru itu disampaikan Sekretaris Daerah Tala, Ismail Fahmi, Kamis (7/5/2026). Menurutnya, penerapan WFH dilakukan secara bertahap dan masih dalam masa penyesuaian.
“Iya besok mulai kita terapkan WFH. Tapi untuk layanan tetap tidak WFH,” ujarnya.
Hanya Sebagian ASN Masuk Kantor
Dalam skema yang diterapkan, sekitar 30 persen pegawai di masing-masing SKPD tetap masuk kantor.
Sisanya bekerja dari rumah dengan pembagian jadwal yang diatur tiap instansi.
“Pegawai yang ngantor 30 persen pada tiap unit kerja,” kata Fahmi.
Ia menegaskan kebijakan tersebut merupakan WFH, bukan Work From Anywhere (WFA).
Artinya, pegawai tetap bekerja dari rumah dan tidak bebas bekerja dari lokasi lain.
Pelaksanaan kebijakan itu juga akan dievaluasi selama tiga bulan. Bahkan, pelaksanaannya dipantau langsung oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui laporan rutin setiap bulan.
ASN Diimbau Bersepeda
Menariknya, ASN yang tetap masuk kantor juga diimbau menggunakan sepeda sebagai sarana transportasi.
Langkah itu dinilai sebagai bagian dari efisiensi sekaligus mendorong pola hidup sehat.
Namun, Fahmi menyebut penggunaan sepeda tetap mempertimbangkan kondisi kesehatan pegawai.
“Menyesuaikan dengan kesehatan ASN juga. Kalau ada yang sakit-sakitan tentu tidak dipaksakan,” ujarnya.
Warga Minta Pelayanan Jangan Melambat
Di tengah penerapan sistem kerja baru tersebut, warga berharap pelayanan publik tetap berjalan maksimal dan tidak menjadi lebih lambat.
“Yang penting masyarakat tetap terlayani seperti biasanya. Mau kerja di rumah atau kantor, pelayanan harus tetap cepat,” ujar Rahman, warga Pelaihari.
Harapan serupa disampaikan Nurhayati, warga Angsau. Ia berharap urusan administrasi tetap mudah diakses meski sebagian ASN bekerja dari rumah.
“Semoga tetap responsif. Jangan sampai masyarakat datang ke kantor tapi pegawainya kosong atau pelayanan jadi lama,” katanya.
Pemkab Tala memastikan layanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tetap berjalan normal meski sistem WFH mulai diterapkan.
(inspirasitala.co.id/ins-01)
