
PENGHARGAAN – Direktur Politala Dr Ir Meldayanoor SHut MS berpose memperlihatkan penghargaan Mitra Proklim 2025 yang diterimanya, Senin (12/1), di Kantor DLH Kalsel di Banjarbaru.
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Kiprah aktif Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala) dalam mendukung Program Kampung Iklim (Proklim) kembali mendapat pengakuan.
Perguruan tinggi vokasi milik daerah ini menerima penghargaan Mitra Pendukung Proklim Tahun 2025 dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Selatan.
Data media ini, Kamis (15/1/2026), penghargaan tersebut diserahkan pada acara Apresiasi Lingkungan Hidup Tahun 2025 yang digelar DLH Kalsel pada 12 Januari 2026, di Kantor Dinas Kehutanan Kalsel, kawasan perkantoran Pemprov Kalsel, Kota Banjarbaru.
Direktur Politala Dr Ir Meldayanoor SHut MS hadir langsung menerima penghargaan, bersama sejumlah penerima lainnya dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Selatan.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi nyata Politala dalam mendukung pelaksanaan Proklim di Kabupaten Tanah Laut, khususnya melalui peran akademik, pendampingan masyarakat, serta penguatan kapasitas adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di tingkat lokal.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPH) Tala, Dwi Erzandi Kasuma, mengatakan Politala selama ini menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menggerakkan kesadaran lingkungan berbasis masyarakat.
“Penghargaan ini membuktikan bahwa Politala tidak hanya berperan di bidang pendidikan, tetapi juga hadir langsung mendukung program lingkungan, khususnya Proklim,” ujar Erzandi
Ia menjelaskan, keterlibatan Politala antara lain melalui pendampingan kampung Proklim, kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik lingkungan, serta edukasi pengelolaan sampah dan penghijauan kepada masyarakat.
Selain itu, sivitas akademika Politala juga berkontribusi melalui kegiatan riset terapan, inovasi pengelolaan lingkungan, hingga mendorong pemanfaatan sampah organik agar bernilai ekonomis, sejalan dengan upaya pengurangan emisi gas rumah kaca.
“Program Proklim ini intinya mendorong masyarakat agar mampu beradaptasi dan memitigasi dampak perubahan iklim. Politala membantu dari sisi edukasi, pendampingan, dan penguatan kapasitas masyarakat,” jelasnya.
Menurut Erzandi, kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi seperti Politala sangat penting untuk menjawab tantangan rendahnya kesadaran lingkungan yang masih menjadi pekerjaan rumah di banyak wilayah.
“Ketika kampus turun langsung, masyarakat lebih mudah menerima pemahaman soal pentingnya menjaga lingkungan. Dampaknya bukan hanya lingkungan yang sehat dan nyaman, tetapi juga peningkatan kualitas hidup dan ekonomi lokal,” tambahnya.
Ia berharap, penghargaan ini dapat memacu Politala untuk terus memperluas peran aktifnya, sekaligus menjadi inspirasi bagi institusi pendidikan lainnya agar terlibat langsung dalam program berketahanan iklim di Tanah Laut.
(inspirasitala.co.id/inspira)
