
CERIA – Para pemenang lomba TYF 2025 ceria berpose dengan Bupati H Rahmat Trianto didampingi Ketua TP PKK Hj Dian Rahmat, Sekda Ismail Fahmi, Kadispora Rudi Imtihansyah, dan Ketua Panitia M Rahmat Hidayat, Minggu (23/11) malam.
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI — Bukan hanya meriah dan penuh kreativitas, Tala Youth Fest 2025 justru mencatatkan perputaran uang yang mengejutkan.
Selama tiga hari pelaksanaan di Lapangan Pertasi Kencana, Pelaihari, ajang anak muda ini menghasilkan transaksi sekitar Rp 425 juta, dari ratusan pelaku UMKM dan produk kreatif yang membuka stan.
Data tersebut langsung disorot Bupati Tanah Laut H Rahmat Trianto saat menutup kegiatan, Minggu (23/11/2025) malam.
Ia menegaskan bahwa festival pemuda kini tak lagi hanya menjadi panggung hiburan, tetapi penggerak ekonomi baru yang mampu menguatkan UMKM lokal.
“Kreativitas anak muda tidak boleh berdiri sendiri. Ketika terhubung dengan UMKM, hasilnya adalah energi besar ekonomi baru untuk Tanah Laut,” ujar Bupati H Rahmat saat penutupan resmi pada pukul 18.30 Wita.
Menurutnya, catatan transaksi Rp 425 juta tersebut menjadi bukti bahwa pengembangan talenta pemuda juga dapat menghadirkan nilai ekonomi langsung kepada masyarakat.
“Festival ini memberi ruang ekonomi nyata, bukan hanya tontonan. Kita ingin pemuda dan UMKM tumbuh bersama,” tambahnya.

Perputaran Uang Terjadi di Banyak Sektor
Selama 21–23 November 2025 (dibuka setiap 09.00–22.00 Wita), pengunjung tidak hanya menonton konser, kompetisi seni, dan pertunjukan komunitas, tetapi juga memborong aneka produk kuliner, fesyen lokal, merchandise komunitas, hingga jasa kreatif digital.
Beberapa pelaku UMKM mengaku penjualan meningkat 3–4 kali lipat dibanding hari biasa.
Seorang penjual makanan ringan berkata, “Hari kedua saja kami habis tiga kali produksi. Banyak pengunjung minta nomor kontak untuk event lain.”

Pemerintah Melihat Festival sebagai Investasi Ekonomi
Bupati menilai, dengan data ekonomi tersebut, festival seperti ini harus dilihat sebagai investasi daerah, bukan sekadar agenda hiburan tahunan.
Ia bahkan mewacanakan peningkatan skala pelaksanaan tahun depan, termasuk inkubasi UMKM dan pelatihan ekonomi kreatif bagi pemuda.
“Kegiatan seperti ini akan kita kembangkan supaya tidak hanya melahirkan seniman dan performer, tapi juga pengusaha muda yang tangguh,” tegasnya.

Rangkaian Kegiatan yang Menggerakkan Crowd dan UMKM
Agenda selama tiga hari meliputi:
– Pembukaan (Jumat, 21 November): parade komunitas, workshop wirausaha kreatif, panggung band lokal.
– Sabtu, 22 November: lomba musik, tari, content creation, talkshow bisnis kreatif, bazar UMKM.
– Minggu, 23 November (Final + Penutupan): final lomba, pengumuman juara, konser kolaboratif, dan penutupan resmi pukul 18.30 Wita.
Setiap sesi menarik ribuan pengunjung per hari yang mendongkrak transaksi UMKM di area bazar.

Ekonomi Berputar, Talenta Berkembang
Dari panggung kreatif hingga lapak UMKM, Tala Youth Fest 2025 membuktikan bahwa festival pemuda dapat menjadi arus baru pergerakan ekonomi daerah.
Dengan dukungan pemerintah, kolaborasi komunitas, dan antusiasme pasar lokal, Pelaihari kini tak hanya menyaksikan pertunjukan — tetapi menikmati efek ekonomi yang nyata.
(inspirasitala.co.id/inspira)

1 thought on “Transaksi Capai Rp 425 Juta, Tala Youth Fest Jadi “Magnet Uang” di Pelaihari”