
TERDUGA begal payudara di Jilatan, diamankan warga setempat, Sabtu (31/10) malam.
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Dugaan aksi begal payudara terhadap seorang perempuan muda di Desa Jilatan, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, memicu kemarahan warga, Sabtu (31/10/2026) malam.
Sejumlah warga bahkan sempat mengejar lelaki yang dicurigai sebagai pelaku hingga ke kawasan perkebunan karet yang gelap dan jauh dari permukiman.
Kepala Desa Jilatan, Akhmadi, mengungkapkan, dugaan kejadian tersebut bukan kali pertama terjadi di wilayahnya. Sebelumnya, dua peristiwa serupa juga pernah dialami perempuan muda di desa tersebut.
“Untuk kejadian sebelumnya, korbannya remaja putri. Sedangkan yang terbaru ini perempuan muda, seorang single parent dengan satu anak,” ungkap Akhmadi saat dikonfirmasi, Minggu (1/11/2026).
Menurut dia, terdapat kemiripan sasaran dan kondisi lokasi pada ketiga kejadian tersebut. Seluruhnya disebut terjadi di kawasan yang relatif sepi.
Kemiripan itu memunculkan dugaan kemungkinan terduga pelaku dalam kejadian terbaru merupakan orang yang sama dengan pelaku dua peristiwa sebelumnya.
Namun, Akhmadi menegaskan, dugaan tersebut masih sebatas asumsi dan belum dapat dipastikan.
Kepastian mengenai kemungkinan keterkaitan ketiga kejadian itu sepenuhnya menunggu hasil penyelidikan dan penyidikan kepolisian.
Insiden terbaru pada Sabtu malam tersebut juga sempat direkam warga. Dalam video berdurasi 21 detik, terlihat sejumlah warga melakukan pengejaran terhadap seorang lelaki muda di jalan berbatu yang membelah kawasan perkebunan karet.
Kondisi jalan dalam rekaman tampak gelap gulita dengan pepohonan karet di sepanjang sisi jalan. Lokasinya berada jauh dari kawasan permukiman.
Berdasarkan informasi yang disampaikan Akhmadi, lelaki yang dicurigai tersebut berkulit bersih dan mengendarai sepeda motor matik berukuran besar berwarna biru.
Akhmadi sebelumnya juga menyebut lelaki tersebut bukan warga Desa Jilatan maupun desa sekitar. Berdasarkan informasi sementara yang diterimanya, lelaki itu diduga berasal dari Pengaron, Kabupaten Banjar.
Terduga pelaku disebut beraktivitas sebagai penyadap karet bersama ibunya dan tinggal di sebuah pondok di kawasan perkebunan karet yang berada di perbatasan Desa Jilatan dan Desa Tajau Pecah.
Sementara itu, Kapolsek Batu Ampar, Iptu Eko Riyanto, membenarkan adanya kejadian tersebut.
Saat dikonfirmasi, Minggu (1/11/2026), ia menyampaikan bahwa terduga pelaku telah diserahkan kepada Satreskrim Polres Tala pada Sabtu malam untuk penanganan lebih lanjut.
Eko juga menyatakan telah melaporkan kejadian tersebut kepada Kapolres Tala. Namun, ia belum bersedia memberikan keterangan lebih jauh karena proses penanganan perkara berlanjut di tingkat Polres.
Dalam keterangannya, Eko turut menyampaikan adanya informasi bahwa terduga pelaku pernah menjalani perawatan di RSJ Sambang Lihum.
Informasi mengenai riwayat tersebut masih memerlukan verifikasi dan tidak dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan kondisi maupun pertanggungjawaban hukum yang bersangkutan.
Dengan adanya dua kejadian serupa sebelumnya, penanganan perkara ini diharapkan dapat mengungkap secara menyeluruh dugaan tindak pidana terbaru sekaligus menelusuri kemungkinan keterkaitannya dengan peristiwa terdahulu.
Hingga berita ini disusun, kepastian kronologi dan hubungan antara ketiga kejadian tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan kepolisian.
(inspirasitala.co.id/ins-01)
