
ASISTEN Ekobang Masturi membuka Bimtek terkait pengadaan barang jasa, Kamis (20/8).
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI –Ketepatan pengadaan barang dan jasa pemerintah menjadi salah satu penentu cepat atau lambatnya program pembangunan dirasakan masyarakat.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) mendorong aparatur yang terlibat dalam proses pengadaan untuk terus memperkuat kompetensi, terutama dalam menyusun spesifikasi teknis dan perkiraan biaya.
Pesan tersebut mengemuka dalam Bimbingan Teknis Penyusunan Spesifikasi Teknis dan Perkiraan Biaya/Harga dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang digelar Bagian Pengadaan Barang/Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Tanah Laut di Aula Kecamatan Pelaihari, Kamis (20/8/2026).
Sekitar 100 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berasal dari unsur Pengguna Anggaran (PA), Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), tim teknis, tim pendukung pengelolaan PBJ serta unsur terkait lainnya dari perangkat daerah.
Dalam sambutan Bupati Tanah Laut yang disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Masturi, ditegaskan bahwa kualitas pengadaan tidak semata ditentukan ketika proses pemilihan penyedia berlangsung. Fondasinya justru dibangun sejak tahap perencanaan.
Penyusunan spesifikasi teknis yang jelas dan terukur menjadi penting agar barang atau jasa yang dibutuhkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan pemerintah.
Begitu pula perkiraan biaya harus disusun secara objektif dengan mempertimbangkan data, kondisi pasar, karakteristik barang atau jasa serta ketentuan yang berlaku.
Menurut Pemkab Tala, ketepatan pada dua aspek tersebut akan membantu menciptakan proses PBJ yang efektif, efisien, transparan dan akuntabel.
Pada akhirnya, kualitas pengadaan diharapkan berbanding lurus dengan percepatan realisasi program pembangunan dan manfaat anggaran bagi masyarakat.
Pemkab Tala juga menilai penguasaan kompetensi PBJ tidak seharusnya hanya dibebankan kepada tim teknis maupun KPA. Kepala perangkat daerah sebagai PA juga dituntut memiliki pemahaman yang memadai terhadap proses pengadaan.
Penguatan kapasitas tersebut dinilai semakin penting karena regulasi PBJ terus berkembang.
Pemahaman yang baik di tingkat PA diharapkan dapat mengurangi keraguan dalam mengambil keputusan sekaligus mencegah proses pengadaan tersendat akibat persoalan administratif maupun teknis.
Melalui peningkatan kompetensi aparatur, Pemkab Tala ingin memastikan pengadaan tidak berhenti pada kepatuhan terhadap aturan, tetapi benar-benar menjadi instrumen untuk mempercepat pembangunan dan mengoptimalkan penggunaan anggaran daerah.
(inspirasitala.co.id/ins-01)
