
WABUP HM Zazuli membacakan rancangan perubahan KUA PPAS Tahun Anggaran 2026 pada rapat paripurna di DPRD Tala, Selasa (4/8).
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut mulai mengarahkan penyesuaian arah kebijakan anggaran 2026 sebagai langkah adaptif menghadapi perubahan kondisi fiskal sekaligus menjaga kesinambungan pembangunan daerah.
Langkah tersebut ditandai dengan penyampaian pidato pengantar Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Tanah Laut, Selasa (4/8/2026).
Pidato pengantar disampaikan Wakil Bupati Tanah Laut, HM Zazuli, mewakili pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa perubahan KUA-PPAS bukan sekadar penyesuaian administratif, melainkan instrumen strategis untuk memastikan kebijakan fiskal tetap relevan dengan perkembangan kondisi daerah hingga semester pertama 2026.
Menurutnya, perubahan tersebut disusun berdasarkan evaluasi menyeluruh terhadap capaian pembangunan, dinamika pendapatan daerah, serta perkembangan kebijakan fiskal nasional yang berpengaruh langsung terhadap struktur APBD Kabupaten Tanah Laut.
“Penyesuaian ini bertujuan menjaga efektivitas pelaksanaan program pembangunan, memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, serta memastikan anggaran mampu menjawab kebutuhan prioritas masyarakat secara lebih tepat sasaran,” ujar Zazuli di hadapan peserta rapat paripurna.
Ia menjelaskan, terdapat sejumlah faktor utama yang menjadi landasan perubahan kebijakan anggaran. Di antaranya penyesuaian Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI), dinamika kebijakan pemerintah pusat mengenai transfer ke daerah dan dana bagi hasil, perubahan alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK), hingga kebutuhan pergeseran anggaran antarobjek maupun rincian belanja.
Selain itu, pemerintah daerah juga melakukan penyesuaian terhadap target beserta indikator kinerja berbagai program agar tetap selaras dengan kondisi riil serta prioritas pembangunan yang berkembang sepanjang tahun anggaran berjalan.
Zazuli menilai perubahan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga kualitas belanja daerah agar semakin produktif, efisien, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Mengakhiri penyampaiannya, ia berharap tahapan pembahasan selanjutnya antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran DPRD dapat berlangsung secara konstruktif dan berorientasi pada kepentingan publik.
Menurutnya, kolaborasi yang harmonis antara pemerintah daerah dan DPRD menjadi fondasi penting dalam menghasilkan kebijakan anggaran yang kredibel, adaptif terhadap tantangan fiskal, sekaligus mampu menjaga kesinambungan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tanah Laut.
Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Tanah Laut H Khairil Anwar didampingi Wakil Ketua II Hj Musdalifah serta Plt Sekwan Ade Gumilar.
(inspirasitala.co.id/ins-01)
