
BERPOSE – Finalis Putri Pariwisata Tala ceria berpose dengan Bupati H Rahmat Trianto dan Ketua TP PKK Hj Dian Rahmat, Jumat (3/7) malam.
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Bukan sekadar unjuk kemampuan di atas panggung, Malam Adu Bakat (Talent Show) Pemilihan Putra Putri Pariwisata Kabupaten Tanah Laut (Tala) 2026 menjadi ajang mengukur kesiapan generasi muda untuk menjadi wajah baru promosi wisata Bumi Tuntung Pandang.
Delapan finalis terbaik tampil membuktikan kapasitasnya sebagai calon duta pariwisata yang diharapkan mampu mengangkat potensi wisata hingga ke tingkat yang lebih luas.
Kegiatan yang digelar di Balairung Tuntung Pandang, Jumat (3/7/2026) malam, secara resmi dibuka Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanah Laut, Hj Dian Rahmat.
Hadir pula Bupati Tanah Laut H Rahmat Trianto, Sekretaris Daerah IsmailFahmi, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, kepala perangkat daerah, pegiat seni, desainer, pimpinan perbankan, sponsor, serta keluarga para finalis.

Dalam sambutannya, Hj Dian Rahmat menegaskan, Pemilihan Putra Putri Pariwisata merupakan agenda strategis untuk melahirkan generasi muda yang mampu menjadi representasi Kabupaten Tanah Laut, baik di tingkat provinsi maupun nasional.
Ia mengatakan, para finalis tidak hanya dituntut memiliki bakat, penampilan, dan kecerdasan, tetapi juga harus memahami potensi daerah sehingga mampu menjadi ujung tombak promosi pariwisata, budaya, hingga ekonomi kreatif.
“Saya berharap akan lahir duta-duta pariwisata yang mampu menjadi perpanjangan tangan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut dalam mempromosikan berbagai potensi wisata, budaya, serta kekayaan daerah yang kita miliki,“ ujar Dian.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tanah Laut, Zulpuaddin, menjelaskan proses seleksi dilakukan secara bertahap dan cukup ketat.

Sebanyak 54 peserta yang lolos administrasi mengikuti tes tertulis dan wawancara hingga tersisa 12 peserta.
Mereka kemudian menjalani Grand Audition, presentasi, Sasirangan Runway, photoshoot, hingga karantina yang dibekali materi public speaking, personal branding, wawasan kebangsaan, dan kepariwisataan.
Dari seluruh rangkaian tersebut dipilih delapan finalis terbaik yang tampil pada Malam Adu Bakat sebagai salah satu tahapan penilaian menuju Grand Final.
Warga Pelaihari, Nur Aisyah (29), mengapresiasi konsistensi pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata yang terus memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkontribusi memajukan sektor pariwisata.
“Harapan saya, setelah terpilih nanti, Putra Putri Pariwisata tidak hanya aktif saat mengikuti lomba, tetapi benar-benar turun membantu mempromosikan destinasi wisata Tanah Laut melalui media sosial maupun berbagai kegiatan. Wisata desa juga perlu lebih sering diangkat karena potensinya sangat besar,” katanya.
Senada, warga Kecamatan Takisung, Muhammad Rizky (34), berharap para duta wisata mampu menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Tanah Laut dan Dinas Pariwisata dalam mengenalkan destinasi yang selama ini belum banyak diketahui masyarakat.
“Pantai memang sudah dikenal, tetapi masih banyak objek wisata di perdesaan yang menarik dan belum maksimal dipromosikan.
Kehadiran Putra Putri Pariwisata diharapkan bisa membantu menggaungkan potensi tersebut sehingga kunjungan wisatawan semakin meningkat dan berdampak pada ekonomi masyarakat,” ujarnya.
(derapwaktu.com/dw1)
