
SURUT – Kondisi jalan lingkungan di permukiman Asam-Asam Kampung, Senin (11/5) pagi, telah berangsur mengering
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Kondisi banjir di Desa Asam-Asam, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut (Tala), mulai berangsur membaik.
Hal ini setelah debit air Sungai Asam-Asam terus mengalami penyusutan sejak sore kemarin. Pada Senin (11/5/2026) pagi, penurunan tercatat sekitar 20 sentimeter.
Berdasarkan pemantauan warga, tinggi muka air yang sebelumnya berada di kisaran 290 sentimeter perlahan turun menjadi sekitar 270 sentimeter setelah air laut mulai surut.
Kepala Dusun 2 Desa Asam-Asam, Pendi, menyampaikan mayoritas rumah warga sudah bebas dari genangan air.
“Alhamdulillah air sudah menyusut dan untuk rumah warga sudah bebas dari genangan air,” ujarnya.
Meski demikian, masih ada beberapa rumah yang belum sepenuhnya terbebas dari genangan akibat posisi bangunan yang lebih rendah dibanding rumah di sekitarnya.
Pendi mengatakan masih terdapat lima rumah di RT 10 yang lantainya tergenang air. Selain itu, dua rumah di RT 01 juga masih terdampak.
Menurutnya, kondisi itu disebabkan pondasi rumah warga tersebut lebih rendah sehingga air lebih lama surut.
“Ada lima rumah warga di RT 10 yang masih terendam karena pondasinya lebih rendah dari rumah lain. Dua rumah di RT 01 juga masih tergenang,” katanya.
Sementara itu, Camat Jorong Paimun menerangkan penyusutan debit air mulai terlihat sejak dini hari. Namun pihak kecamatan tetap melakukan pemantauan ritme pasang air laut masih berlangsung hingga siang hari.
Kondisi pasang laut membuat aliran air sungai menuju laut menjadi lebih lambat sehingga proses penyusutan genangan tidak bisa berlangsung cepat.
Sebelumnya, banjir kiriman dari kawasan pegunungan merendam enam RT di Desa Asamasam dan berdampak terhadap sekitar 273 kepala keluarga.
(inspirasitala.co.id/ins-01)
