
PENJURIAN – Juri ternama dari Pulau Jawa melakukan penjurian secara cermat dan objektif pada ajang TOP 2025 di Pelaihari, Sabtu (22/11).
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Gelaran Tala Orchid Progress (TOP) 2025) kembali semarakkan Pelaihari tahun ini. Berlangsung semarak dan sukses dengan beragam kegiatan.
Ajang tahunan yang digelar Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) melalui Dinas Pariwisata bekerja sama dengan DPC Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Tala itu dihelat Sabtu kemarin, pagi hingga siang.
Cukup banyak warga yang datang ke lokasi yakni di halaman RTH Kijang Mas Permai, Jalan Kolonel Soepirman, Pelaihari, Kalimantan Selatan.
“Lumayan meriah acaranya kemarin itu. Saya puas melihat-lihat dari dekat bermacam-macam jenis anggrek. Semua indah-indah,” ucap Hani Melisa, warga Pelaihari, Minggu (23/11/2025).
Tahun ini, TOP 2025 menghadirkan kejutan spesial. Penjurian lomba anggrek dan display dipercayakan kepada juri profesional berskala dunia yakni Dr Irawati, Direktur Kebun Raya Bogor yang juga juri World Orchid Conference (WOC).
Kemudian, Rudy Tjahjono Mintarto (juri Asia Pasifik Conference) dari Surabaya, serta M Hasan Cahyanto (juri anggrek nasional) dari Jakarta.

Diikuti Banyak Peserta, Ada yang dari Pulau Jawa
Kadis Pariwisata Tala Zulpuaddin menyebut lomba display anggrek kategori SKPD diikuti 39 SKPD Pemkab Tala, sementara Display Umum diikuti enam peserta dari berbagai daerah termasuk Kediri, Jawa Timur.
Total peserta lomba anggrek mencapai 172 peserta dalam 11 kategori.
Selain lomba anggrek, TOP 2025 juga menggelar:
– Lomba Anggrek Potlant (10 kategori)
– Lomba Anggrek Lokal (1 kategori)
– Lomba Landscape/Display Anggrek (2 kategori: SKPD & Umum)
– Pemilihan Putri Anggrek (kategori SD dan Umum)
Acara tersebut juga dirangkai dengan pelantikan pengurus baru DPC PAI Tala yang kini dipimpin Hj Dian Rahmat, Ketua TP PKK Tala, didampingi Hj Wiwik Zazuli sebagai wakil ketua.
Pelantikan dilakukan oleh Ketua DPD PAI Kalsel Arinda Susanti disaksikan perwakilan DPP PAI, Hj Aida Muslimah.
TOP 2025 pun dihadiri komunitas anggrek dari Balikpapan, Kediri, sejumlah DPC PAI se-Kalsel, hingga Yayasan Lestari Anggrek Indonesia.

Anggrek Bulan Pelaihari Curi Perhatian
Suasana RTH Kijang Mas Permai terlihat ramai. Selain menikmati pameran, banyak warga langsung berburu anggrek di stand-stand pedagang yang disediakan panitia.
Salah satu peserta lomba, Jauhari Alamsyah, warga Pelaihari, menyebut kegembiraannya mengikuti TOP 2025.
Ia menyertakan anggrek spesies amabilis, termasuk varietas khas Tanah Laut yakni Anggrek Bulan Pelaihari yang terkenal memiliki kuntum bunga banyak dan mampu bertahan hingga enam bulan.
Jauhari berhasil meraih Juara 1, Juara 2, dan Juara Harapan 3 di kategori Spesies Amabilis.
Ia menilai gelaran ini tak hanya kompetitif, tetapi juga edukatif. “Masyarakat jadi lebih mengenal jenis anggrek, apalagi anggrek khas Tala agar bisa ikut melestarikan,” ujarnya.
Jauhari juga menegaskan kualitas penjurian yang sangat profesional. “Peserta puas walaupun kalah, karena juri semuanya dari luar dan benar-benar ahli. Mereka tidak menanyakan anggrek itu milik siapa. Mereka menilai murni dari kualitas objek,” ungkapnya.

The Best Anggrek: Milik Warga Pelaihari
Pada lomba potlant, anggrek terbaik (The Best) TOP 2025 diraih oleh Suliyo, warga Kota Pelaihari.
Anggreknya berasal dari Singkawang, Kalimantan Barat, yaitu phalaenopsis belina. Di kalangan pecinta anggrek, juga kerap disebut anggrek bulan kelip. Bunganya harum.
Ajang TOP 2025 kembali membuktikan Tanah Laut sebagai salah satu daerah dengan potensi anggrek yang bukan hanya indah, tetapi juga bernilai konservasi dan ekonomi tinggi.

JUARA – Kepala Dispar Tala Zulpuaddin menyerahkan penghargaan kepada para juara TOP 2025, Sabtu (22/11).
Daftar Pemenang Lomba Potlant Anggrek


1 thought on “TOP 2025 di Pelaihari Hadirkan Juri Internasional dan Berlangsung Sukses, Anggrek Khas Tala Jadi Sorotan”