
KUNJUNGAN – Bupati Tala H Rahmat Trianto dan BUNDA PAUD Hj Dian Rahmat disambut antusias saat berkunjung ke fasilitas pendidikan di Kecamatan Kurau, Rabu (14/10).
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Pembenahan pendidikan di Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, tak hanya menyasar bangunan sekolah, tetapi juga perangkat pembelajaran.
Pada 2026, sebanyak 68 sekolah mendapat bantuan revitalisasi, sementara 519 satuan pendidikan menerima bantuan Papan Interaktif Digital (PID).
Dua program tersebut menyasar kebutuhan berbeda: memperbaiki sarana fisik sekaligus mendukung proses pembelajaran berbasis teknologi.
Dampaknya diharapkan dapat dirasakan peserta didik dari jenjang PAUD hingga SMA.
Bupati Tala H Rahmat Trianto bersama Bunda PAUD Tala Hj Dian Rahmat Trianto meninjau hasil revitalisasi di TK Pertiwi Kurau, Kecamatan Kurau, Rabu (14/10/2026).
Sekolah tersebut menjadi salah satu contoh kebutuhan pembenahan sarana pendidikan di daerah. Sebelum direvitalisasi, TK Pertiwi Kurau kerap kebanjiran saat musim hujan.
Orang tua murid dan komite sekolah harus bergotong royong menguras air, memindahkan meja dan kursi, serta menghadapi kondisi bangunan yang mulai lapuk.
Ketua komite sekolah, mewakili orang tua dan masyarakat setempat, mengungkapkan kondisi tersebut menjadi persoalan yang berulang.
Karena itu, perbaikan sarana sekolah diharapkan membuat lingkungan belajar lebih nyaman dan mendukung aktivitas anak-anak.
Revitalisasi dan Digitalisasi Pendidikan
Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, bantuan revitalisasi pada 2026 menjangkau 68 sekolah, dengan rincian 31 PAUD, 25 SD, 10 SMP, dan dua SMA.
Sementara itu, bantuan PID diberikan kepada 519 satuan pendidikan, terdiri atas 188 PAUD, 249 SD, 60 SMP, 21 SMA, dan satu satuan pendidikan kesetaraan.
Bupati H Rahmat Trianto menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas perhatian terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Tanah Laut.
“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Tanah Laut, saya mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, atas semua perhatian yang besar kepada kami di dunia pendidikan di Kabupaten Tanah Laut pada tahun ini,” ujarnya.
Menurut H Rahmat, dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan sarana pendidikan yang aman, layak, dan membahagiakan bagi anak-anak di Bumi Tuntung Pandang.
Warga Menanti Dampak Nyata
Bagi masyarakat, keberhasilan program pendidikan tidak cukup diukur dari jumlah sekolah yang menerima bantuan atau perangkat digital yang disalurkan.
Kondisi ruang belajar, kenyamanan peserta didik, serta pemanfaatan fasilitas dalam kegiatan belajar sehari-hari juga menjadi hal penting.
Pengalaman TK Pertiwi Kurau memperlihatkan bahwa persoalan infrastruktur sekolah dapat bersentuhan langsung dengan aktivitas anak dan keterlibatan orang tua.
Ketika sekolah kerap kebanjiran, tenaga yang semestinya mendukung kegiatan pendidikan turut tersita untuk membersihkan ruang belajar dan menyelamatkan perlengkapan sekolah.
Karena itu, warga Tala berkepentingan memastikan hasil revitalisasi benar-benar menjawab persoalan yang dihadapi sekolah.
Di sisi lain, bantuan Papan Interaktif Digital perlu dimanfaatkan sesuai kebutuhan pembelajaran, sehingga kehadirannya tidak sebatas menjadi tambahan inventaris.
Pemeliharaan bangunan dan fasilitas serta kesiapan tenaga pendidik menggunakan perangkat digital menjadi pekerjaan lanjutan agar bantuan yang diterima sekolah dapat memberi manfaat berkelanjutan bagi peserta didik.
(inspirasitala.co.id/ins-01)
