INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI –

DIRESMIKAN – Jembatan Garuda di Kecamatan Bumi Makmur diresmikan Kamis, (13/8).
Harapan warga Desa Handil Labuan Amas, Kecamatan Bumi Makmur, Kabupaten Tanah Laut (Tala), untuk memiliki akses penghubung yang lebih layak mendapat titik terang.
Jembatan Garuda sepanjang sekitar 60 meter di desa tersebut resmi dimanfaatkan setelah diresmikan dalam rangkaian peresmian nasional pembangunan jembatan dan sumber air bersih oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Kamis (13/8/2026).
Peresmian digelar secara nasional melalui video conference yang diikuti dari berbagai daerah.
Di Tanah Laut, momentum tersebut berlangsung langsung di Jembatan Garuda Handil Labuan Amas, dihadiri Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Abdillah yang mewakili Bupati Tanah Laut, Dandim 1009/Tanah Laut, Kapolres Tanah Laut, jajaran Forkopimda, serta masyarakat setempat.
Usai mengikuti peresmian nasional, dilakukan pemotongan pita sebagai penanda jembatan mulai dapat digunakan masyarakat.
Kehadiran infrastruktur ini dinilai bukan sekadar membuka jalur penghubung, tetapi juga memangkas hambatan mobilitas warga yang selama ini beraktivitas di kawasan tersebut.
Dalam peresmian nasional, Presiden Prabowo menyebut pembangunan tersebut sebagai bagian dari upaya menghadirkan negara hingga ke wilayah yang jauh dari pusat kehidupan.
Program itu mencakup 2.500 Jembatan Garuda yang dibangun TNI dan 895 Jembatan Merah Putih Presisi oleh Polri, dengan total 3.395 jembatan.
Selain itu, TNI Angkatan Darat juga membangun 3.000 sumber air bersih untuk masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
“Negara harus hadir untuk rakyat yang paling terpencil, rakyat yang paling jauh dari pusat-pusat kehidupan yang besar harus menikmati kualitas hidup yang baik,” ujar Prabowo.
Presiden juga mengapresiasi keterlibatan TNI dan Polri dalam pembangunan infrastruktur dasar tersebut. Menurutnya, program itu menjadi bagian dari pengabdian langsung kepada masyarakat.
“Ini bukti bahwa sungguh-sungguh TNI adalah tentara rakyat dan Polri sungguh-sungguh adalah polisi rakyat,” tegasnya.
Bukan Sekadar Penghubung
Bagi masyarakat Handil Labuan Amas, Jembatan Garuda memiliki arti lebih dari sekadar konstruksi fisik.
Infrastruktur sepanjang sekitar 60 meter itu diharapkan memperlancar aktivitas harian warga, terutama anak-anak menuju sekolah serta petani yang menuju kawasan perkebunan.
Dengan akses yang semakin terbuka, mobilitas masyarakat diharapkan menjadi lebih mudah dan efisien.
Aktivitas ekonomi warga pun berpeluang bergerak lebih lancar karena jalur penghubung antarkawasan kini semakin memadai.
Kehadiran Jembatan Garuda sekaligus memperlihatkan bagaimana pembangunan infrastruktur dasar dapat memberi dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat di tingkat desa.
Bagi warga Handil Labuan Amas, jembatan itu kini menjadi jalur baru untuk bergerak, bersekolah, bekerja, dan mengembangkan aktivitas ekonomi.
(inspirasitala.co.id/ins-01)
