
BLUSUKAN – Bupati Tala H Rahmat Trianto blusukan ke lokasi banjir di Handil Negara, Jumat (2/1) siang.
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Pagi itu, air masih menggenangi jalan utama Desa Handil Negara, Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel).
Setinggi lutut orang dewasa, genangan membuat warga membatasi aktivitas, sebagian memilih bertahan di rumah sambil berharap air segera surut.
Di tengah kondisi itu, sebuah rombongan tiba. Bupati Tala H Rahmat Trianto turun langsung dari kendaraan dan melangkah menyusuri jalan desa yang tergenang, Jumat (2/1/2026).
Kehadirannya sontak menyedot perhatian warga yang sejak beberapa pekan lalu terkepung banjir.
“Alhamdulillah, Pak Bupati datang langsung. Kami merasa diperhatikan,” ujar seorang warga Handil Negara yang rumahnya terselubungi air.
Hujan berdurasi panjang yang turun sejak Kamis kemarin membuat banjir di Tanah Laut semakin meluas.
Di Kecamatan Kurau, khususnya Desa Handil Negara dan Kali Besar, genangan air kini tak hanya merendam rumah, tetapi juga memutus akses jalan poros. Kendaraan roda dua jenis bebek tak lagi mampu melintas.

Bupati H Rahmat tidak sekadar meninjau. Ia berhenti di sejumlah rumah warga, menyapa dan mendengarkan keluhan mereka, memastikan bantuan logistik benar-benar sampai.
Di sela kunjungan, ia menyerahkan bantuan makanan serta secara spontan memberikan uang tunai kepada beberapa warga yang terdampak paling parah.
Momen tersebut menjadi penyemangat tersendiri bagi warga. Di tengah banjir yang belum surut, perhatian langsung dari kepala daerah menjadi penguat bahwa mereka tidak menghadapi musibah ini sendirian.
Kunjungan bupati didampingi Dandim 1009/Tanah Laut Letkol Inf Adhy Irawan, Kepala Dinas Sosial Eko Trianto, pejabat BPBD Tala, Camat Kurau Fajar Suryadi, Kapolsek Kurau Iptu Bambang H, serta unsur terkait lainnya.
Seiring dengan itu, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut telah mengaktifkan dapur umum sejak Kamis kemarin. Dari dapur umum Dinas Sosial di Kota Pelaihari, nasi bungkus dimasak sejak subuh dan didistribusikan ke wilayah terdampak, termasuk Desa Handil Negara dan Kali Besar.
Tak hanya makanan, layanan kesehatan juga disiagakan. Petugas kesehatan turun ke lokasi banjir untuk memeriksa kondisi warga dan membagikan obat-obatan, terutama untuk keluhan gatal dan penyakit ringan akibat genangan air.

Data sementara BPBD Tala mencatat banjir telah merendam ribuan rumah di sejumlah kecamatan. Kecamatan Batibati menjadi wilayah terdampak terbanyak dengan 1.541 rumah terendam, disusul Kecamatan Kurau sebanyak 905 rumah. Banjir juga terjadi di Kecamatan Bumi Makmur, Tambang Ulang, Pelaihari, dan Bajuin.
Kepala Pelaksana BPBD Tala Aspi Setia Rahman mengatakan pendataan masih terus dilakukan karena kondisi cuaca belum stabil. Pihaknya mengimbau warga tetap waspada, terutama di wilayah pesisir yang masih dipengaruhi pasang air laut.
Di Handilnegara, warga kini menunggu air surut. Namun pagi itu, kehadiran bupati yang berjalan di tengah genangan memberi harapan baru—bahwa bantuan dan perhatian pemerintah benar-benar hadir hingga ke titik terjauh banjir.
(inspirasitala.co.id/inspira)
